Sosok Bripda Rio Anggota Brimob Jadi Tentara Bayaran Rusia, Punya Riwayat Langgar Etik

Achmad Al Fiqri
Bripda Rio diduga bergabung dengan tentara bayaran Rusia dan berperang melawan Ukraina (dok. istimewa)

JAKARTA, iNews.id - Personel Brimob Polda Aceh, Bripda Muhammad Rio meninggalkan tugas tanpa izin pimpinan atau desersi. Rio diduga bergabung dengan tentara bayaran Rusia dan berperang melawan Ukraina.

Kabid Humas Polda Aceh Kombes Joko Krisdiyanto menerangkan, Rio memiliki riwayat pelanggaran kode etik profesi Polri hingga disidang Komisi Kode Etik Polri (KKEP) atas kasus menjalin hubungan perselingkuhan hingga menikah siri. 

Ketika itu, Rio mendapat sanksi administratif berupa demosi selama dua tahun dan penempatan di Yanma Brimob.

"Kasus tersebut telah mendapatkan putusan melalui Sidang KKEP pada 14 Mei 2025 dengan Nomor: PUT KKEP/12/V/2025/KKEPP. Salah satu isi putusannya adalah sanksi administratif berupa mutasi demosi selama dua tahun," kata Joko dalam keterangannya, Sabtu (17/1/2026).

Lalu, Rio tidak masuk kantor tanpa keterangan yang jelas sejak Senin 8 Desember 2025. Suatu ketika, Rio malah mengirimkan pesan WhatsApp kepada anggota Provos Satbrimob Polda Aceh, Kasi Yanma, serta PS Kasubbagrenmin pada Rabu 7 Januari 2026.

Editor : Reza Fajri
Artikel Terkait
Nasional
6 jam lalu

Polri Pecat Bripda Rio Anggota Brimob yang Jadi Tentara Bayaran Rusia

Nasional
8 jam lalu

Menkum soal Anggota Brimob Polda Aceh Desersi Gabung Tentara Rusia: Otomatis Kewarganegaraan Hilang

Nasional
9 jam lalu

Satu Personel Brimob Polda Aceh Desersi, Diduga Gabung Tentara Rusia

Internasional
15 jam lalu

Kremlin Awasi Upaya Trump Caplok Greenland, Singgung Hukum Internasional

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal