Sebelumnya, Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) menjelaskan antrean BBM di sejumlah SPBU, termasuk di Bali, dipengaruhi kendala distribusi di tengah kondisi musim kemarau.
Direktur Jenderal Minyak dan Gas Bumi ESDM Laode Sulaeman menyebut ketahanan stok BBM nasional masih berada pada kisaran 18-20 hari. Namun, proses pengiriman ke sejumlah SPBU mengalami hambatan sehingga pasokan tidak tiba sesuai kebutuhan.
Laode menjelaskan, kondisi musim kemarau dapat mengganggu pengangkutan BBM melalui jalur sungai. Ketika debit air menyusut, pengiriman harus dialihkan menggunakan truk yang membutuhkan waktu lebih lama dan memiliki kapasitas angkut terbatas.
Dengan kondisi tersebut, pemerintah menyatakan stok BBM nasional masih mencukupi, meski kelancaran distribusi tetap menjadi faktor penting untuk memastikan pasokan tersedia di SPBU sesuai kebutuhan masyarakat.