Stok Beras Bulog Turun Jadi 4,72 Juta Ton, Ada Apa?

Tangguh Yudha
Ilustrasi cadangan beras Bulog susut jadi 4,7 juta ton. (Foto: iNews.id)

Penyaluran kembali dilakukan untuk bantuan pangan periode Juli, Agustus, dan September. Total beras yang dikeluarkan Bulog untuk program tersebut hampir mencapai 1 juta ton.

Selain bantuan pangan, stok beras juga berkurang akibat penyaluran melalui program SPHP. Hingga 14 September 2026, penyaluran SPHP sejak awal tahun telah mencapai 800.000 ton.

“Ditambah lagi penyaluran SPHP, SPHP yang kami salurkan di awal tahun sampai hari ini sudah mencapai 800.000 ton. Jadi keluarnya cukup banyak alhamdulillah,” lanjutnya.

Di tengah penyaluran tersebut, stok beras Bulog di Nusa Tenggara Timur (NTT) tercatat 22.051 ton. Sekitar 21.000 ton di antaranya tersimpan di gudang, sementara 802 ton lainnya berada dalam pengolahan lokal dan regional.

Bulog juga memproses pengiriman tambahan beras untuk memperkuat stok di NTT. Tambahan pasokan tersebut diperkirakan mencapai sekitar 75.000 ton.

“Kami juga sedang memproses pengiriman untuk menambah ketebalan stok yang ada di NTT, karena apa, di NTT itu kami lihat nanti perpanjangan masa tanggap darurat sangat memungkinkan karena kondisi NTT sangat memprihatinkan,” ungkap Rizal.

Editor : Puti Aini Yasmin
Artikel Terkait
2 hari lalu

50.000 Hektare Lahan Pertanian Terdampak El Nino, Mentan Pastikan Stok Beras Aman

3 hari lalu

Prabowo Pamer Indonesia Kini Jadi Eksportir Beras dan Jagung di KTT BRICS 2026

5 hari lalu

Bansos Digital Berbasis AI Tak Bisa Dipakai Sembarangan! Hanya untuk Listrik, Beras dan Bensin

7 hari lalu

Bulog Jual Beras Premium di Ritel Modern, Distribusi Diperluas ke 13 Kota

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal