Stok Beras Dipastikan Aman hingga Nataru, Pasokan di Pasar Induk Cipinang Tembus 1.500 Ton per Hari

Tangguh Yudha
Bapanas memastikan pasokan beras aman hingga Nataru dengan pasokan ke Pasar Induk Beras Cipinang sekitar 1.500 ton per hari. (Foto: Ilustrasi/Tangguh Yudha)

JAKARTA, iNews.id - Badan Pangan Nasional (Bapanas) memastikan pasokan beras tetap aman hingga periode Natal dan Tahun Baru (Nataru). Hal ini terlihat dari pasokan beras yang masuk ke Pasar Induk Beras Cipinang (PIBC) yang masih normal di kisaran 1.500 ton per hari.

Direktur Ketersediaan Pangan Bapanas, Maino Dwi Hartono mengatakan, pemantauan langsung ke PIBC menunjukkan ketersediaan beras secara keseluruhan masih dalam kondisi aman. Meski demikian, permintaan di pasar berpotensi sedikit menurun seiring penyaluran bantuan pangan kepada masyarakat.

"Dari pemantauan yang kami lakukan, pasokan beras masih berada di kisaran 1.500 ton per hari. Memang dimungkinkan terdapat sedikit penurunan permintaan di pasar, salah satunya seiring dengan penyaluran program bantuan pangan kepada masyarakat, namun stok secara keseluruhan tetap aman," ujar Maino, Minggu (20/9/2026).

Maino menambahkan, pemerintah terus menjaga stabilitas pasokan untuk mengantisipasi kebutuhan pangan menjelang akhir tahun, termasuk periode Nataru. Langkah tersebut dilakukan agar masyarakat tetap dapat memperoleh beras dengan harga terjangkau.

Penguatan Cadangan Pangan Pemerintah (CPP) juga didukung realisasi pengadaan beras dan gabah dari dalam negeri. Hingga 18 September 2026, pengadaan gabah dan beras nasional telah mencapai 3.958.605 ton atau sekitar 98,96 persen dari target 4 juta ton.

Editor : Aditya Pratama
Artikel Terkait
2 hari lalu

Mentan Amran: Beras Fortifikasi yang Terbukti Melanggar Tak Boleh Beredar

3 hari lalu

Terbongkar! Puluhan Merek Beras Bervitamin Diduga Palsu, Kandungan Gizi Tak Sesuai Label

5 hari lalu

25 Merek Beras Fortifikasi Abal-Abal bakal Ditarik, Mentan: Cabut Izinnya dan Proses Hukum

5 hari lalu

90 Persen Beras Fortifikasi Dijual Tak Sesuai Syarat, Kerugian Konsumen Ditaksir Rp89 Triliun

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal