Suahasil Suntik Rp20 Triliun ke BPJS Kesehatan, Perkuat Kas dan Jamin Pembayaran Klaim

Rohman Wibowo
Menteri Keuangan (Menkeu) Suahasil Nazara. (Foto: Istimewa)

JAKARTA, iNews.id - Pemerintah menyiapkan tambahan dana sebesar Rp20 triliun untuk memperkuat keuangan BPJS Kesehatan pada 2026. Dana tersebut akan dicairkan secara bertahap mulai Oktober hingga November.

Menteri Keuangan (Menkeu) Suahasil Nazara menjelaskan, suntikan fiskal tersebut dibutuhkan untuk memastikan pembayaran klaim kepada fasilitas kesehatan mitra tetap berjalan secara reguler. Langkah tersebut juga dilakukan untuk menjaga keberlanjutan program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN).

"Tadi melaporkan kepada Presiden bahwa di dalam APBN 2026 telah ada tambahan suntikan dana untuk jaminan kesehatan sebesar Rp20 triliun," ucap Suahasil setelah menghadiri rapat terbatas bersama Presiden Prabowo Subianto di Kompleks Istana Kepresidenan dikutip, Selasa (29/9/2026).

Suahasil menambahkan, tambahan Rp20 triliun tersebut berada di luar anggaran rutin untuk membayar iuran 96,8 juta peserta Penerima Bantuan Iuran (PBI).

"Itu adalah on top dari anggaran untuk membayari 96,8 juta Penerima Bantuan Iuran (PBI)," kata dia.

Editor : Aditya Pratama
Artikel Terkait
25 hari lalu

Bantah Layanan Psikolog Puskesmas di Jakarta Tak Lagi Dicover BPJS? Ini Klarifikasi Pemprov DKI

25 hari lalu

Wamenkes Bantah Layanan Psikolog di Puskesmas Tak Lagi Dicover BPJS: Itu Hoaks!

1 bulan lalu

Megawati Minta Program BPJS Tak Diutak-atik: Saya Bikin buat Rakyat Jelata yang Sakit

2 bulan lalu

Menkes Pastikan Iuran BPJS Kesehatan Tidak Naik Tahun Depan

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal