Survei Indopol: Kepuasan Publik Turun, Ganjar-Mahfud Kandidat Potensial Reformasi Hukum

Irfan Ma'ruf
Pasangan capres cawapres nomor urut 3 Ganjar Pranowo dan Mahfud MD di Pilpres 2024. (Foto IG Ganjar Pranowo)

“Alasan publik tidak setuju karena keputusan MK tersebut penuh dengan unsur politis, memberikan karpet merah anak Presiden,” ucapnya.

Selain itu, keputusan MK tersebut mencederai rasa keadilan hukum di Indonesia. Sebab keputusan MK tersebut tidak etis dalam penyelenggaraan negara yang dengan praktik nepotisme (Anwar Usman, mantan Ketua MK adalah paman Gibran dan adik ipar Presiden Joko Widodo).

Ratno menerangkan, jika membaca data hasil Indopol tentang buruknya situasi penegakan hukum di Indonesia, secara kualitatif sepertinya kandidat potensial yang dapat memperbaiki dan reformasi hukum dengan baik yakni pasangan Ganjar Pranowo dan Mahfud MD.

“Dalam paslon (capres-cawapres) ini ada faktor Mahfud yang punya pengalaman panjang dalam dunia hukum dan terakhir sebagai Menko Polhukam dia membentuk tim reformasi hukum di Kemenko Polhukam,” ujarnya.

Dia juga menyebut duet Ganjar-Mahfud memiliki rekam jejak dan pengalaman yang kuat dalam hukum yang dibutuhkan. Sebab kondisi hukum berada dalam keadaan memprihatinkan, terutama pascaputusan MK. 

Editor : Donald Karouw
Artikel Terkait
3 hari lalu

Ganjar Ungkap Isi Pembicaraan dengan Anies: Kenang Masa Kuliah hingga Cerita Non-politik

4 hari lalu

Ganjar Bertemu Anies: Udara Jogja Mendadak Segar!

7 hari lalu

Survei INES: Kepuasan Publik terhadap Pemerintahan Prabowo Tembus 79,3 Persen

1 bulan lalu

Poltracking: 63,2 Persen Rakyat Optimistis Pemerintahan Prabowo-Gibran Bisa Membaik

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal