Tabungan Masyarakat di Bank Diprediksi Melambat pada 2026, Simpanan Orang Kaya Justru Naik

Rohman Wibowo
Ilustrasi tabungan masyarakat di bank diprediksi melambat di 2026. (Foto: freepik)

“Data tersebut memperlihatkan bahwa masyarakat kita sebenarnya masih memiliki kesadaran dan kemauan yang tinggi untuk menabung. Namun, tekanan pengeluaran rumah tangga serta belum pulihnya daya beli membuat kemampuan mereka untuk menyisihkan pendapatan semakin terbatas,” ujar Christiantoko di Jakarta, Minggu (2/8/2026).

Data LPS juga menunjukkan ketimpangan kepemilikan dana simpanan. Rekening dengan saldo di bawah Rp100 juta mencapai 98,90 persen dari total 682,1 juta rekening di Indonesia, tetapi hanya menguasai 11,06 persen dari total simpanan perbankan.

Sebaliknya, rekening dengan saldo di atas Rp1 miliar yang jumlahnya hanya 0,12 persen dari total rekening justru menguasai 70,85 persen total simpanan di perbankan nasional.

“Bahkan pertumbuhan simpanan per Mei 2026, dana pada kelompok rekening di atas Rp1 miliar bertambah Rp236 triliun secara bulanan. Sementara simpanan di bawah Rp100 juta justru berkurang sekitar Rp15 triliun,” ujarnya.

Menurut Christiantoko, bertambahnya jumlah rekening belum mencerminkan peningkatan kemampuan masyarakat untuk menabung karena sebagian besar rekening hanya memiliki saldo kecil.

Editor : Puti Aini Yasmin
Artikel Terkait
7 hari lalu

Prabowo Sebut Efek Kopdes Merah Putih Baru Terasa di 2027, Ini Alasannya

14 hari lalu

Prabowo: Semua Pakar Sebut RI jadi Negara ke-4 Ekonomi Terbesar di Dunia 2050

16 hari lalu

Purbaya Ungkap RI Keluar dari Kutukan 5 Persen: Sekarang Siap ke Arah 6 Persen

22 hari lalu

Purbaya Pede Penuhi Target: Kalau Pemerintah Malas Saja Ekonomi Tumbuh 6 Persen

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal