":Saat ini kami tengah berkoordinasi secara aktif dengan pihak berwenang dan mendukung penuh prosesinvestigasi yang sedang berlangsung," ungkapnya.
Sementara itu, pihaknya berkomitmen bahwa keselamatan merupakan prioritas utama. Oleh karena itu, Green SM Indonesia akan meningkatkan layanan.
"Kami berkomitmen untuk menjaga standar keselamatan yang tinggi melalui sistem operasional, pengawasan, serta peningkatan layanan secara berkelanjutan. Kami akan menyampaikan informasi lebih lanjut seiring dengan tersedianya data kronologi yang telah terverifikasi," ujar dia.
Sebelumnya, Dirut KAI Bobby Rasyidin membeberkan kronologi kejadian bahwa peristiwa ini terjadi akibat adanya temperan Taksi Green SM di JPL 85.
"Kejadian ini jam 9 kurang, yang diawali dengan adanya temperan taksi Green SM (hijau) itu di JPL 85. Sehingga ini yang kami curigai itu membuat sistem perkeretaapian di daerah stasiun emplasemen Bekasi Timur ini terganggu," ucap Bobby.