JAKARTA, iNews.id - Pemerintah menyemai sekitar 4 ton natrium klorida (NaCl) atau garam di wilayah Kalimantan Timur melalui Operasi Modifikasi Cuaca (OMC). Kegiatan ini untuk menurunkan hujan sekaligus membantu mengatasi dampak kekeringan dan kebakaran hutan dan lahan (karhutla).
Modifikasi cuaca berlangsung sejak Jumat (21/8/2026) hingga Senin (24/8/2026) dan melibatkan Otorita Ibu Kota Nusantara (OIKN), Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), TNI Angkatan Udara (TNI AU), BPBD, serta sejumlah instansi terkait.
Staf Khusus Kepala Otorita IKN Bidang Manajemen dan Strategi Konstruksi, Danis Hidayat Sumadilaga, mengatakan OMC dilakukan untuk menjaga ketersediaan air permukaan di kawasan IKN dan sekitarnya.
"Saat ini kita mengalami musim kering, dampak dari terjadinya El Nino. Bukan hanya di Kaltim, tetapi di seluruh Indonesia, bahkan di seluruh dunia. Dampak El Nino itu di antaranya kekeringan," ujar Danis dalam keterangan resmi, Senin (24/8/2026).
Menurut dia, kondisi tersebut mendorong pemerintah mengantisipasi berkurangnya ketersediaan air melalui modifikasi cuaca.