Telusuri Kasus Suap Banprov Indramayu, KPK Sita Dokumen saat Geledah Rumah di Bandung

Ariedwi Satrio
KPK menyita sejumlah dokumen penting yang diduga terkait kasus suap banprov Jawa Barat ke Pemkab Indramayu dalam penggeledahan sebuah rumah di Bandung, Sabtu (20/3/2021). (Foto: iNews)

JAKARTA, iNews.id - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) melaksanakan penggeledahan terkait kasus dugaan suap bantuan keuangan dari Provinsi Jawa Barat atau banprov kepada Pemerintah Kabupaten Indramayu tahun anggaran 2017 sampai 2019. Sejumlah dokumen yang diduga terkait kasus tersebut disita dari sebuah rumah di Ciumbuleuit, Kota Bandung, Jawa Barat, pada Sabtu (20/3/2021).

Plt Juru Bicara KPK, Ali Fikri tak menjelaskan secara detail kepemilikan rumah yang digeledah tersebut. Dia hanya memastikan penyidik telah mengamankan sejumlah dokumen penting yang diduga terkait kasus suap bantuan keuangan untuk Kabupaten Indramayu.

"Di lokasi ini masih ditemukan dan diamankan bukti di antaranya berbagai dokumen yang terkait dengan perkara. Selanjutnya bukti ini akan segera dianalisis untuk diajukan penyitaan dan menjadi salah satu bagian dalam berkas perkara dimaksud," kata Ali Fikri di Jakarta, Minggu (21/3/2021).

Sebagai informasi, KPK telah menetapkan tersangka baru atas kasus dugaan suap terkait bantuan keuangan dari Provinsi Jawa Barat kepada Pemerintah Kabupaten Indramayu tahun anggaran 2017 sampai 2019. Hal itu sejalan dengan adanya penyidikan baru dalam kasus ini.

"Saat ini KPK sedang melakukan kegiatan pengembangan penyidikan dugaan penerimaan hadiah atau janji terkait bantuan keuangan dari Provinsi Jawa Barat kepada Pemerintah Kabupaten Indramayu Tahun Anggaran 2017-2019," kata Ali.

Editor : Rizal Bomantama
Artikel Terkait
13 jam lalu

KPK Terbitkan Sprindik Baru Kasus Wali Kota Madiun Maidi, Usut Gratifikasi dan TPPU

19 jam lalu

KPK Periksa 10 Saksi Kasus Suap Restitusi Pajak, Telusuri Aset Eks Kepala KPP Madya Banjarmasin

24 jam lalu

ASN Bea Cukai Dedi Congor Absen Pemeriksaan karena Ngaku Sakit, KPK Panggil Ulang

24 jam lalu

KPK Hanya Tetapkan Bupati Bolmut Tersangka meski Tangkap 14 Orang dalam OTT, Ini Alasannya

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal