“Ini Hari Tani. Mereka datang silaturahmi, bukan demo. Saya sebagai bapaknya, saya wajib melayani. Apapun, siapapun, ada. Ini rakyat kita. Ini saudara kita. Ini anak kita. Inilah gunanya kita pemerintah melayani rakyat,” tegas Mentan Amran.
Salah satu persoalan yang disampaikan petani adalah keterbatasan pengairan yang berdampak pada produksi. Sejumlah wilayah seperti Kecamatan Kroya, Gantar, Terisi, dan Cikedung masih membutuhkan dukungan irigasi dan irigasi perpompaan (irpom).
Para petani juga mengusulkan pembangunan sumber air melalui pengeboran serta jaringan irigasi air tanah (JIAT).
Kebutuhan tersebut menjadi perhatian karena terdapat sumber air dari Bendungan Cipanas yang berjarak sekitar 1 hingga 5 kilometer dari wilayah pertanian. Para petani sebelumnya juga telah melakukan pendataan titik-titik sumber air untuk mendukung pengembangan jaringan pengairan di wilayah tersebut.
Selain persoalan pengairan, petani menyampaikan kebutuhan dukungan alsintan, pupuk, dan benih. Mereka mengusulkan benih untuk lahan sekitar 1.000 hektare serta tambahan dukungan alsintan untuk memperkuat kegiatan produksi di 24 basis kelompok tani.