Mentan Amran Soroti Harga Beras Naik saat Stok Melimpah: Tak Ada Ruang bagi Mafia!
JAKARTA, iNews.id - Harga beras mengalami kenaikan meski pemerintah mengungkap stok beras saat ini melimpah. Kondisi ini membuat Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman menyinggung dugaan praktik mafia beras.
Badan Pusat Statistik (BPS) sebelumnya melaporkan harga beras nasional pada pekan ketiga September berada di atas Harga Eceran Tertinggi (HET) atau Harga Acuan Pemerintah (HAP).
"Beras kenapa naik? Kenapa naik padahal stok banyak? Ada mafia. Ini yang bikin ribut," ujar Amran dalam konferensi pers di Jakarta, Senin (21/9/2026).
Amran menyebut, dugaan praktik tersebut merugikan masyarakat hingga Rp90 triliun. Dia mencontohkan, adanya beras yang dibeli dengan harga Rp13.000 per kilogram (kg), tetapi kemudian dijual hingga Rp57.000 per kg.
"Tahu nggak? Itu Rp90 triliun diambil haknya rakyat. Itu penipuan. Haknya rakyat kan? Benar nggak? Ya itu yang diberitakan. Benar. Bayangkan harganya Rp13.000. Dia jual Rp57.000. Adil nggak itu? Menurutmu apa dia? Orang baik? Penipu," tuturnya.