Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Mentan Amran: Beras Fortifikasi yang Terbukti Melanggar Tak Boleh Beredar
Advertisement . Scroll to see content

Mentan Amran Soroti Harga Beras Naik saat Stok Melimpah: Tak Ada Ruang bagi Mafia!

Senin, 21 September 2026 - 16:38:00 WIB
Mentan Amran Soroti Harga Beras Naik saat Stok Melimpah: Tak Ada Ruang bagi Mafia!
Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman. (Foto: Dok. Humas Kementan)
Advertisement . Scroll to see content

JAKARTA, iNews.id - Harga beras mengalami kenaikan meski pemerintah mengungkap stok beras saat ini melimpah. Kondisi ini membuat Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman menyinggung dugaan praktik mafia beras.

Badan Pusat Statistik (BPS) sebelumnya melaporkan harga beras nasional pada pekan ketiga September berada di atas Harga Eceran Tertinggi (HET) atau Harga Acuan Pemerintah (HAP).

"Beras kenapa naik? Kenapa naik padahal stok banyak? Ada mafia. Ini yang bikin ribut," ujar Amran dalam konferensi pers di Jakarta, Senin (21/9/2026).

Amran menyebut, dugaan praktik tersebut merugikan masyarakat hingga Rp90 triliun. Dia mencontohkan, adanya beras yang dibeli dengan harga Rp13.000 per kilogram (kg), tetapi kemudian dijual hingga Rp57.000 per kg.

"Tahu nggak? Itu Rp90 triliun diambil haknya rakyat. Itu penipuan. Haknya rakyat kan? Benar nggak? Ya itu yang diberitakan. Benar. Bayangkan harganya Rp13.000. Dia jual Rp57.000. Adil nggak itu? Menurutmu apa dia? Orang baik? Penipu," tuturnya.

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut