Kejagung menindaklanjuti laporan oknum jaksa diduga terlibat mafia tanah di Sumut. (Foto: Istimewa)
Irfan Ma'ruf

JAKARTA, iNews.id - Kejaksaan Agung (Kejagung) menerima laporan oknum jaksa terlibat kasus mafia tanah. Oknum jaksa diduga terlibat mafia tanah berasal dari Tapanuli Selatan, Sumatra Utara (Sumut).

Jaksa Agung Muda Intelijen Amir Yanto mengatakan oknum jaksa tersebut sudah diproses oleh Jaksa Agung Muda Pengawasan (Jamwas).

"Satu laporan (mafia tanah) dari Tapanuli Selatan diteruskan ke Jamwas. Karena laporan diduga ada oknum jaksa yang ikut bermain," kata Amir di Jakarta, Kamis (20/1/2022). 

Kemudian dua kasus mafia tanah yang telah masuk pada penyidikan yakni kasus di pemda Kendari, Sulawesi Tenggara dengan tiga tersangka. Lalu, kasus jual beli lahan oleh Dinas Pertamanan dan Hutan Kota DKI Jakarta di Kecamatan Cipayung pada 2018.

Jaksa Agung, ST Burhanuddin menyebut khusus terkait dengan mafia tanah di Cipayung, Jakarta Timur, Kejagung telah melakukan penyidikan dengan penyidikan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor).

"Tentang pemberantasan mafia tanah khususnya adalah di Cipayung, Jakarta Timur, Kejagung telah melakukan penyidikan tipikor pembebasan lahan oleh Dinas Pertamanan dan Hutan di Kecamatan Cipayung tahun 2018," kata Burhanuddin.


Editor : Rizal Bomantama

BERITA TERKAIT