Tertahan 2 Jam di Imigrasi Madinah karena Paspor Tertinggal, Jemaah Haji Asal Gresik Diberi SPLP

Sucipto
Jemaah haji 2023 asal Gresik Satia telah diberikan Surat Perjalanan Laksana Paspor (SPLP) sebagai dokumen sementara.  (Foto MPI).

"Paspor itu tertinggal di Surabaya, kemudian paspor itu nanti harus dibawa (dititipkan) di kloter berikutnya yakni kloter SUB-10," katanya.

Haryanto menambahkan, peristiwa ini membuat Satiah dan suaminya tertahan di Imigarasi Bandara AMAA Madinah selama dua jam. Setelah diurus, akhirnya jemaah haji yang tergabung dalam Kloter SUB-09 ini bisa dikeluarkan dan selanjutnya diantar ke hotel tempat rombongannya tinggal dj Madinah. 

"Ada sekitar dua jam prosesnya, kita lakukan negosiasi bersama tim pada pihak imigrasi Saudi. Alhamdulillah jemaah bisa kita keluarkan dan janji paspor dikirim besok. Sementara jemaah sudah kita antar ke penginapan haji di Sektor 5 Madinah," katanya.

Editor : Faieq Hidayat
Artikel Terkait
1 hari lalu

DPR Desak Kemenhaj Kawal Pemulihan Hak 3.550 Korban Penipuan Haji Rp116,7 Miliar

2 hari lalu

Perbankan Ungkap Investasi Emas Kian Dilirik untuk Persiapan Haji

2 hari lalu

Menhaj Ajukan Dana Rp4 Triliun ke BPKH untuk DP Layanan Haji 2027

9 hari lalu

Menhaj Usul Biaya Haji 2027 Jadi Rp107 Juta, Naik Nyaris Rp20 Juta dari Tahun Lalu

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal