TGB Ungkap 3 Cara Atasi Islamfobia di Dunia

Widya Michella
Tuan Guru Bajang (foto: MPI)

"Kenapa Islam mengharamkan minuman keras misalnya, jadi tidak terbatas kalau minum minuman keras dosa besar masuk neraka. Bukan hanya itu, tapi ada narasi yang masuk akal tentang apa yang dibawa oleh Islam," ujarnya.

"Kenapa Islam menghormati lembaga perkawinan misalnya, kenapa Islam melarang keras LGBT misalnya, dijelaskan dengan rasional, dengan menggunakan pendekatan ilmu, pengetahuan, selain juga pendekatan agama, pendekatan hati," kata dia.

Terakhir, menghadirkan wajah Islam yang maju. TGB mencontohkan jika penceramah tengah menjelaskan tentang makna Islam dan mengatakan Islam itu dari kata perdamaian, kedamaian, maka penceramah seyogyanya harus dapat memberikan contoh kedamaian dan perdamaian dari negara-negara Islam yang ada di dunia.

"Kita tidak bisa mengklaim hari ini lalu selesai begitu saja. Mana buktinya negara-negara Islam itu betul-betul rakyatnya itu menghadirkan ada tingkat kedamaian yang tinggi. Kita lihat hari ini ternyata justru banyak sekali konflik-konflik di negara Islam. Di negara-negara yang di bagian negara Arab misalnya ndak habis-habis konfliknya," ujarnya.

Editor : Reza Fajri
Artikel Terkait
16 jam lalu

Menag Minta Alumni Perguruan Tinggi Islam Jadi Cendekiawan yang Berkontribusi Nyata

14 hari lalu

Pemerintah Arab Saudi Cuci Ka'bah Hari Ini, Gunakan Air Zamzam dan Wewangian

22 hari lalu

Aktor Giancarlo Esposito Mualaf usai Syuting di Arab Saudi? Ini Faktanya!

28 hari lalu

Menag Yakin Indonesia Jadi Pusat Peradaban Islam Modern

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal