Tim Hukum Minta MK Tetapkan Prabowo sebagai Presiden Terpilih Periode 2019–2024

Felldy Aslya Utama
Ketua Tim Hukum Prabowo-Sandi, Bambang Widjojanto. (Foto: Antara)

JAKARTA, iNews.id - Tim Hukum Prabowo-Sandi telah menyampaikan pokok permohonan perselisihan hasil pemilihan umum (PHPU) Pilpres 2019. Dalam pokok permohonan itu disebutkan serangkaian kecurangan secara terstruktur, sistematis dan masif (TSM) yang dilakukan calon presiden (capres) nomor urut 01 Jokowi.

Usai menjelaskan kecurangan TSM, Tim Hukum Prabowo-Sandi pun meminta Mahkamah Konstitusi (MK) agar menetapkan pasangan capres dan cawapres nomor urut 02 sebagai presiden dan wakil presiden terpilih periode 2019-2024. Petitum tersebut disampaikan Ketua Tim Hukum Prabowo-Sandi, Bambang Widjojanto dalam sidang MK, Jakarta, Jumat (14/6/2019).

Berikut isi petitum Tim Hukum Prabowo-Sandi:

1. Mengabulkan Permohonan Pemohon Seluruhnya.

2. Menyatakan batal dan tidak sah Keputusan Komisi Pemilihan Umum Nomor 987/PL.01.08-KPT/06/KPU/V/2019 tentang Penetapan Hasil Pemilihan Umum Presiden dan Wakil Presiden, Anggota Dewan Perwakilan Rakyat, Dewan Perwakilan Daerah, Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Provinsi, dan Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Kabupaten/Kota Secara Nasional Dalam Pemilihan Umum Tahun 2019 dan Berita Acara KPU RI Nomor 135/PL.01.8-BA/06/KPU/V/2019 tentang Rekapitulasi Hasil Penghitungan Perolehan Suara di Tingkat Nasional dan Penetapan Hasil Pemilihan Umum Tahun 2019, sepanjang terkait dengan hasil Pemilihan Umum Presiden dan Wakil Presiden 2019.

3. Menyatakan perolehan suara yang benar adalah sebagai berikut:
-Pasangan Calon nomor urut 01 Joko Widodo dan KH Ma'ruf Amin memperoleh 63.573.169 suara atau 48 Persen.
-Pasangan Calon Nomor urut 02 Prabowo Subianto dan Sandiaga Salahuddin Uno 68.650.239 suara atau 52 persen.

4. Menyatakan Pasangan Calon Presiden dan Wakil Presiden Nomor Urut 01, H. Ir. Joko Widodo dan Prof. Dr. (HC). K.H. Ma’ruf Amin, MA, terbukti secara sah dan meyakinkan telah melakukan pelanggaran dan kecurangan Pemilu Presiden dan Wakil Presiden tahun 2019 secara Terstruktur, Sistematis dan Masif.

Editor : Djibril Muhammad
Artikel Terkait
19 hari lalu

Gibran usai MK Sebut Dirinya Tak Punya Ijazah Setara SMA: Saya akan Terus Fokus Bekerja

19 hari lalu

Pakar Sebut MK Hebat Siasati Putusan Ijazah Gibran, Arahkan ke Jalur Pemakzulan

20 hari lalu

MK Ungkap Alasan Gibran Tak Dianggap Punya Ijazah SMA, meski Pernah Sekolah di Luar Negeri

20 hari lalu

Alasan MK Tak Bisa Diskualifikasi Gibran meski Tak Ada Bukti Ijazah Setara SMA: Statusnya Bukan Cawapres Lagi

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal