TKN Jokowi-Ma'ruf Sebut Investor Asing Masuk Era Soeharto dan SBY

Aditya Pratama
Wakil Ketua Tim Kampanye Nasional (TKN) Jokowi-Ma'ruf Amin, Arsul Sani. (Foto: iNews.id/ Felldy Utama).

JAKARTA, iNews.id - Tim Kampanye Nasional (TKN) Capres dan Cawapres Joko Widodo (Jokowi)-Ma'ruf Amin menilai kebijakan penanaman modal asing, khususnya terkait direct investment (penanaman modal langsung tanpa melalui pasar modal) bukan terjadi pertama kali pada era saat ini. Kebijakan tersebut sudah diawali ketika era Presiden Soeharto.

Wakil Ketua TKN Jokowi-Ma'ruf, Arsul Sani mengatakan, sejak dikeluarkannya Undang-Undang Nomor 1 Tahun 1967 tentang penanaman modal asing, berbagai bidang usaha yang tadinya tertutup rapat kepada asing menjadi terbuka bebas.

"Kemudian tentu ada yang dibuka di mana asing dibolehkan mayoritas. Bahkan 100 persen itu sudah terjadi sejak pemerintahan Pak Harto dari awal," ujar Arsul di Media Center Jokowi-Ma'ruf, Jalan Cemara, Jakarta Pusat, Rabu (21/11/2018).

Bahkan Sekretaris Jenderal (Sekjen) Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Persatuan Pembangunan (PPP) ini menyebut saat Pemerintahan Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) selama dua periode juga telah melahirkan undang-undang tentang penanaman modal asing. Selain itu undang-undang tentang pokok agraria yang masih mengatur hak guna bangunan dan hak guna usaha.

"Di zaman Pemerintahan SBY, Undang-Undang Penanaman Modal sudah mengatur kemungkinan pemberian hak guna usaha atau hak guna bangunan langsung dengan perpanjangannya sekaligus di depan. Tidak lagi 30 tahun, tapi sudah jauh lebih dari itu. itu sebenernya kan sudah liberalisasi," ucapnya.

Editor : Kurnia Illahi
Artikel Terkait
Nasional
5 jam lalu

Sidang Gugatan Ijazah di PN Solo, Penggugat Minta Jokowi Ucapkan Sumpah Pemutus

Nasional
4 hari lalu

Jokowi Ungkap Isi Pertemuan Prabowo dengan Para Mantan Presiden dan Wapres, Bahas 2 Hal Ini

Nasional
6 hari lalu

Bertemu SBY hingga Jokowi, Prabowo Bahas Perang Iran dan Board of Peace

Nasional
7 hari lalu

Momen Prabowo Makan Malam Kebangsaan Bareng Mantan Presiden hingga Ketum Parpol

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal