TNI AU Bantah Serda Ahmad Tewas Dianiaya Senior gegara Salah Beli Mi: Tak Ada Hubungannya

Ari Sandita Murti
Komandan Pusat Polisi Militer TNI Angkatan Udara (Danpuspomau), Marsda TNI Daan Sulfi. (Foto: iNews)

Saat itu, Serda JM atas inisiatifnya memukul Serda AMF hingga pingsan. Setelah dibawa ke rumah sakit dan mendapatkan penanganan medis, korban dinyatakan meninggal dunia.

Daan menjelaskan, Serda MTS merasa tersinggung kepada Serda RP yang menutup teleponnya begitu saja. Saat itu, Serda MTS hendak meminta bantuan untuk memasukkan namanya ke data pesawat Angkatan Udara karena akan bertugas ke luar kota.

"Kemudian karena ini sedang mungkin sedang berbicara, si juniornya itu ya ditutup saja, 'Sudah Mas, sudah? Sudah,' langsung ditutup. Harapannya mungkin senior itu dia yang menutup ataupun sopannya bagaimana, dia ketersinggungan di sana," ucap dia.

Daan juga meluruskan isu yang menyebut korban meninggal dunia akibat kecelakaan. Dia menjelaskan, informasi tersebut bukan berasal dari petugas maupun institusi yang bertanggung jawab sehingga laporan awal yang beredar tidak sesuai dengan kejadian sebenarnya.

"Memang saat awal itu disampaikan memang bukan oleh petugas bertanggung jawab, bukan kita yang menyampaikan dan bukan juga institusi yang seharusnya bertanggung jawab. Seyogyanya yang memberikan informasi itu penyidik atau Ankumnya ya, dari Paperanya, ini karena mungkin ingin memberikan awal, ini laporan ini yang salah sehingga dikoreksi sebenarnya apa yang terjadi," katanya.

Editor : Rizky Agustian
Artikel Terkait
6 hari lalu

Kronologi Serda Ahmad Dianiaya hingga Tewas, Berawal dari Senior Kesal Telepon Ditutup

6 hari lalu

TNI AU Tetapkan 4 Prajurit Tersangka Penganiaya Serda Ahmad hingga Tewas

10 hari lalu

Serda Ahmad Meninggal Tak Wajar, TNI AU Klaim Bukan Dianiaya tapi Pembinaan Berlebihan

10 hari lalu

Serda Ahmad Meninggal Diduga Dianiaya Senior, TNI AU Tahan Pelaku

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal