Tokoh-tokoh Pembaru Islam pada Masa Modern, Ini 6 Profil dan Pemikirannya

Puti Aini Yasmin
Ilustrasi Tokoh-tokoh pembaru Islam pada masa modern (freepik)

  • 2. Rifa'ah Baidawi Rafi'at at-Tahtawi

At-Tahtawi berasal dari keluarga bangsawan dan dibesarkan dalam tradisi keagamaan yang kuat. Saat berusia 16 tahun, at-Tahtawi menyelesaikan belajarnya di Universitas al-Azhar Kairo.

Kemudian, ia melanjutkan pendidikan masternya di Egyptian Army Mesir. Lalu, lima tahun belajar di Prancis dan menerjemahkan 12 buku dan risalah.

Setelah pulang ke Mesir, ia diangkat menjadi Direktur Sekolah Penerjemah oleh Ali Pasha. Berikut beberapa pemikirannya

-Pendidikan harus universal dan emansipasi wanita
-Perbaikan di bidang pertanian dengan menanam kapas, anggur dan zaitun, pemeliharaan lebah, ulat sutera
-Berpegang eguh pada ajaran Islam dan berbudi pekerti yang baik mampu melahirkan generasi yang memajukan perekonomian
-Berpandangan bahwa ada tiga badan dalam pemerintahan, yakni legislatif, eksekutif dan yudikatif

  • 3. Jamaluddin al-Afghani

Tokoh-tokoh pembaru Islam pada masa modern selanjutnya adalah Jamaluddin. Ia lahir di Afganistan pada 1839 dan merupakan pimpinan pembaharuan Islam yang tempat tinggal dan aktivitasnya berpindah-pindah dari satu negara ke negara lain.

Ia merupakan orang yang cerdas. Terbukti saat berusia 18 tahun berhasil menguasai beberapa disiplin keilmuan, yakni ilmu agama, filsafat, hukum, sejarah, metafisika, kedokteran, sains, astronomi dan astrologi. Berikut beberapa dasar pemikirannya

-Penyebab kemunduran Islam adalah akhlak buruk dan acuh terhadap ilmu pengetahuan, interpretasi makna qadha dan qadar yang membuat memalingkan dari usaha dan kerja keras.
-menggulirkan pan-Islamisme untuk mempersatukan umat Islam di dunia
-Laki-laki dan perempuan memiliki kedudukan yang sama
-Mengubah sistem pemerintahan autokrasi jadi demokrasi

Editor : Puti Aini Yasmin
Artikel Terkait
Nasional
10 hari lalu

Laba-Laba Hantu Pertama di Asia Tenggara Ditemukan di Pulau Jawa

Destinasi
29 hari lalu

Tren Baru! Jelajahi Akulturasi Budaya China-Jawa di Semarang dengan Cara Tak Biasa

Seleb
2 bulan lalu

Sejarah! Autumn Durald Arkapaw Jadi Wanita Pertama Memenangkan Best Cinematography untuk Film Sinners

Internet
2 bulan lalu

Era AI, Komdigi Sebut Data Budaya Jadi Harta Karun Baru!

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal