Tolak Perusahaan BUMN, Fajar Anak Buruh Tani Pilih Beasiswa LPDP

Puti Aini Yasmin
Fajar Sidik Abdullah Kelana (Dok. Pribadi)

Setelah diterima di perusahaan BUMN, ia diharuskan melakukan penandatanganan kontrak. Di sana ia merasa sangat galau karena hatinya masih tertuju untuk melanjutkan pendidikan S2.

"Saya datang sudah mau sign kontrak. Di hati galau, ini bukan jalanku. Akhirnya last minute telepon keluarga, izin boleh nggak kalau nggak diambil. Akhirnya ibu izinin bilang kalau ini jalan hidup saya. Akhirnya saya ambil jalan itu," ucap dia.

Fajar pun melepaskan BUMN demi S2 di luar negeri. Gayung bersambut, beberapa waktu setelahnya, ia pun dinyatakan lulus beasiswa LPDP di KTH Royal Institute of Technology di Swedia.

Pada tahun 2019, Fajar menempuh pendidikan S2 di Swedia. Di sana, ia mengukir berbagai prestasi, salah satunya menjadi 20 inovator muda terbaik di dunia James Dyson Award.

Editor : Puti Aini Yasmin
Artikel Terkait
3 hari lalu

Prabowo: BUMN Akan Kita Tertibkan, Selama Ini Sumber Korupsi

8 hari lalu

Danantara Resmi Merger 4 Perusahaan Aset Manajemen, Jadi yang Terbesar di Indonesia

11 hari lalu

Respons Qodari soal Heboh Pengangkatan Sejumlah Tokoh Jadi Komisaris BUMN

12 hari lalu

Pemerintah Pangkas 240 BUMN, Tekan Biaya Operasional hingga Tingkatkan Produktivitas

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal