TPF Sebut Cairan Air Keras Bukan untuk Membunuh Tapi Buat Novel Menderita

Irfan Ma'ruf
Penyidik senior KPK Novel Baswedan. (Foto: Sindo)

"Serangan bisa dimaksudkan membalas sakit hati itu bisa dilakukan kemampuan sendiri atau menyuruh orang lain," ujar Nur Kholis.

Dia juga mengatakan, ada kemungkinan penyiraman yang dilakukan terhadap Novel Baswedan merupakan balas dendam lantaran sejumlah kasus yang ditanganinya di KPK. Setidaknya ada enam kasus 'high profile' yang ditangani Novel diduga berkaitan dengan penyiraman tersebut.

Enam kasus itu adalah kasus e-KTP yang melibatkan Setya Novanto, kasus mantan Ketua MK Akil Mochtar, kasus Sekretaris MA, kasus Bupati Buol yang menjerat Amran Batalipu, kasus Wisma Atlet atas nama Anas Urbaningrum. Satu lagi kasus yang tidak dalam penanganan KPK namun memiliki potensi, kasus penanganan sarang burung walet di Bengkulu.

Selain enam kasus itu, Nur Kholis menambahkan, masih ada kemungkinan kasus lain. Namun karena adanya keterbatasan waktu hanya enam kasus itu yang bisa diteliti kemungkinannya.

"Semua harus dipertimbangkan, motif ini rata-rata kasus yang ditangani melibatkan high profile, kami menduga orang-orang yang bermaksud tidak melakukan sendiri tapi menyuruh orang lain (untuk menyerang Novel)," katanya.

Editor : Djibril Muhammad
Tags:
Artikel Terkait
5 jam lalu

Klub Mobil Terios Rush Gelar Munas, Anggota dari Berbagai Daerah Kumpul

5 jam lalu

Kejagung Periksa 5 Saksi Kasus Korupsi MBG, Ini Daftarnya

5 jam lalu

Mental Juara Alwi Farhan Diuji di Poin Kritis saat Jinakkan Justin Hoh di Asian Games 2026

5 jam lalu

Prabowo Dorong Penguatan Industri Tekstil, Minta Impor yang Ganggu Produsen Ditertibkan

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal