Sementara itu, Vice President Corporate Communication PT Pertamina (Persero) Muhammad Baron mengatakan pengalaman perusahaan menjalankan program biodiesel mulai dari B20, B30, B35, hingga B40 menjadi bekal penting dalam memastikan transisi menuju B50 berjalan lancar.
Menurut Baron, Pertamina bersama PT Pertamina Patra Niaga telah menyiapkan seluruh aspek operasional, mulai dari infrastruktur, distribusi, hingga koordinasi dengan pemerintah dan para pemangku kepentingan.
"Kami juga memastikan kualitas Biosolar B50 yang disalurkan memenuhi spesifikasi yang telah ditetapkan pemerintah sehingga masyarakat dapat memperoleh produk dengan mutu yang tetap terjaga," ujarnya.
Sebelum implementasi B50, Pertamina bersama pemerintah dan berbagai pemangku kepentingan juga telah melakukan serangkaian pengujian untuk memastikan kesiapan fasilitas, kualitas produk dan kelancaran distribusi di berbagai wilayah Indonesia.
Lewat masa transisi hingga akhir September, Pertamina berharap proses peralihan dari B40 ke B50 dapat berlangsung tanpa mengganggu pasokan energi bagi masyarakat maupun sektor industri.