Upacara diawali dengan laporan kepada Prabowo selaku inspektur upacara oleh Perwira Upacara Brigjen TNI Arynovian Hany Sampurno. Setelah salam kebangsaan dan penghormatan kebesaran, Prabowo menerima laporan dari Komandan Upacara Kolonel Inf. Mario Christian Noya.
Prosesi pelantikan dilanjutkan dengan pembacaan Keputusan Presiden Republik Indonesia Nomor 69 TNI Tahun 2026 dan Nomor 70 Polri Tahun 2026 tentang Pengangkatan Taruna dan Taruni Akademi TNI dan Akademi Kepolisian menjadi Perwira TNI dan Perwira Polri oleh Sekretaris Militer Presiden Mayjen TNI Wahyu Yudhayana.
Prabowo kemudian menyematkan tanda pangkat kepada empat penerima Adhi Makayasa sebagai simbol penghargaan atas prestasi akademik dan kepemimpinan. Mereka adalah Letda Inf. Calvin Tidar Sakti (Akmil), Letda Laut (P) Muhammad Rizqi Wira Utama Baihaqi Putra (AAL), Letda Pnb. Yehezkiel Bonaventura Yudaniarman (AAU), dan Ipda Harindra Arsandho Tegarbaja (Akpol).
Selanjutnya, empat calon perwira mewakili rekan-rekannya maju ke depan mengikuti prosesi pengambilan sumpah yang dipimpin langsung oleh Presiden Prabowo.
"Bahwa saya akan memenuhi kewajiban perwira dengan sebaik-baiknya terhadap bangsa Indonesia dan Negara Kesatuan Republik Indonesia yang berdasarkan Pancasila dan Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia tahun 1945," ujar Prabowo saat mendiktekan sumpah perwira TNI dan Polri.