Lebih lanjut, Subagus memaparkan bahwa ada beberapa perubahan dalam proses seleksi calon rektor periode ini. Salah satunya adalah perluasan pelibatan publik dengan mengizinkan masyarakat mengajukan pertanyaan ataupun komentar terhadap bakal calon rektor melalui laman yang disediakan.
“Pertanyaan dan masukan ini digunakan pertimbangan oleh Panitia Kerja dalam penetapan bakal calon rektor. Masukan tersebut memperkaya pemahaman SA untuk menyeleksi bakal calon menjadi tiga calon rektor, serta MWA memilih dan menetapkan Rektor UGM Periode 2022—2027,” imbuhnya.
Selain itu, para bakal calon rektor UGM kali ini juga diwajibkan untuk membuat Surat Motivasi dan Narasi Personal. Kedua persyaratan ini termasuk di dalam dokumen Daftar Riwayat Hidup.
“Harapannya, ke depan kinerja dan pencapaian dari Rektor UGM lebih mudah dinilai dan dievaluasi berdasarkan dokumen tersebut,” harap dia.
Sementara itu, seleksi administrasi rektor UGM akan dilakukan pada 24 Maret – 6 April 2022, dilanjutkan dengan Forum Aspirasi yang diselenggarakan pada 18 – 29 April 2022. Kemudian, seleksi oleh Senat Akademik berlangsung pada 9 – 13 Mei 2022, kemudian pemilihan dan penetapan oleh Majelis Wali Amanat dilakukan pada 17 – 20 Mei 2022.