UI Nilai Tuntutan Pembatalan Gelar Doktor Bahlil Tak Tepat, Ini Alasannya

Jonathan Simanjuntak
Universitas Indonesia (UI) menilai tuntutan terhadap pembatalan disertasi Doktoral Bahlil Lahadalia tidak tepat. (Foto: Istimewa)

UI menegaskan tuntutan pembatalan terhadap gelar yang diberikan kepada Bahlil juga tidak relevan. 

"Mahasiswa tersebut justru dinyatakan oleh empat organ UI belum dapat lulus dan belum mendapatkan ijazahnya," ucap Arie.

Arie menjelaskan, UI memegang prinsip pembinaan lantaran merupakan lembaga pendidikan. Dengan demikian, UI memiliki tugas utama dalam mengupayakan peningkatan dan perubahan perilaku.

"Bukan hanya menghukum perilaku yang tidak etis," tuturnya.

Bagi mahasiswa, kata dia, pembinaan dilakukan berupa kewajiban peningkatan kualitas disertasi dan tambahan syarat publikasi ilmiah. Sementara, bagi Promotor, Ko-Promotor, Direktur Sekolah, dan Kepala Prodi bentuknya adalah larangan mengajar, menerima mahasiswa bimbingan baru, dan bahkan larangan menjabat di posisi struktural dalam jangka waktu tertentu.

Sementara, pembinaan bagi manajemen berpangkat tinggi di strata akademik dan struktural di UI justru menunjukkan bahwa empat Organ UI tidak tebang pilih dalam penerapan sistem dan mekanisme etik.

Editor : Aditya Pratama
Artikel Terkait
5 hari lalu

Bahlil Buka Suara soal Rangkap Jabatan Menko Hilirisasi dan Menteri ESDM

5 hari lalu

Bahlil Resmi Jadi Menko Hilirisasi dan Transisi Energi, Tetap Rangkap Menteri ESDM

5 hari lalu

Breaking News: Prabowo Lantik Bahlil Jadi Menko Hilirisasi dan Transisi Energi

5 hari lalu

Bahlil Tiba di Istana, Ngaku Bakal Dilantik Jadi Menko Merangkap Menteri ESDM

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal