“Dan kita lihat di sini distribusi dari pengungsi tersebut paling besar itu di Nagekeo dan Manggarai dan hampir tidak ada perubahan di dua kabupaten ini, tetapi di Nagekeo kita lihat angkanya sudah mulai menurun, Manggarai Timur juga demikian, serta Ngada. Kalau beberapa hari yang lalu Sikka secara signifikan penurunannya,” ucap Berton.
Dampak gempa juga terlihat dari jumlah rumah warga yang mengalami kerusakan. BNPB mencatat sebanyak 95.567 unit rumah terdampak.
BNPB masih melakukan proses verifikasi untuk memastikan kategori kerusakan setiap rumah, baik ringan, sedang maupun berat.
Meski jumlah korban meninggal tidak bertambah dan pengungsi mulai berkurang, aktivitas gempa susulan masih berlangsung.
Berdasarkan data BMKG hingga 30 Agustus 2026, tercatat 9.765 gempa susulan setelah gempa utama M7,7 di NTT.