“Iya, disegel (ruang kerja Rommy). Di lantai dua saja, di ruangan Pak Rommy saja. Ruang kerja Pak Romy saja. Ruangan yang lain tidak dilakukan penggeledahan,” ujarnya.
Saat ditanya apa isi dua koper yang disita penyidik KPK dari kantor Romy, Arsul mengaku tidak tahu-menahu. “Enggak tahu juga apa yang dibawa. Kami kan tentu berprasangka baik setelah KPK menyelesaikan, dokumen apa yang dibawa (berkaitan dengan kasus),” kata dia.
KPK telah menetapkan tiga tersangka dalam kasus suap pengisian jabatan di Kemenag. Ketiga tersangka itu adalah anggota DPR yang juga mantan Ketua Umum PPP Romahurmuziy, Kepala Kantor Kemenag Kabupaten Gresik Muhammad Muafaq Wirahadi, dan Kepala Kantor Wilayah Kemenag Provinsi Jawa Timur Haris Hasanuddin.
KPK menduga Romy bersama-sama dengan pihak lain di Kemenag menerima suap untuk memengaruhi hasil seleksi jabatan pimpinan tinggi (JPT) di kementerian yang dikepalai oleh Lukman Hakim Saifuddin itu.