Usia Muda, Sidik Jari Korban Tewas Ponpes Ambruk di Sidoarjo Belum Terdata di Kependudukan

iNews
Proses identifikasi korban tewas dalam insiden ambruknya bangunan Pondok Pesantren (Ponpes) Al Khoziny di Sidoarjo, Jawa Timur menghadapi tantangan besar. (Foto: iNews).

Selain itu, pemeriksaan gigi juga tidak memberikan hasil signifikan karena gigi korban belum menunjukkan ciri khas yang bisa dikenali, berbeda dengan orang dewasa yang biasanya memiliki tambalan atau gigi yang tanggal.

Menurutnya, foto tersenyum atau selfie yang bisa digunakan untuk mencocokkan struktur gigi juga minim tersedia dari pihak keluarga. Kemudian, metode sekunder seperti tanda lahir atau properti pribadi juga belum banyak membantu. 

"Kemudian properti misalkan pakaian, rata-rata memakai atasannya adalah pakaian koko putih. Jadi hampir sama ke semua, jadi jenazah tersebut maupun yang bawahannya rata-rata pakai sarung gitu ya," katanya.

Dia menyampaikan, dari lima jenazah yang telah diperiksa, semuanya diketahui berjenis kelamin laki-laki. Sebagai langkah terakhir, tim medis telah mengambil sampel DNA dari jenazah untuk proses identifikasi lanjutan. 

Meski memakan waktu lebih lama, metode ini diharapkan bisa memberikan hasil yang lebih akurat.

Editor : Kurnia Illahi
Artikel Terkait
1 tahun lalu

Sidik Jari Korban Insiden Ponpes di Sidoarjo, Tim DVI Kesulitan Identifikasi Jenazah

1 tahun lalu

8 Jenazah Korban Insiden Ponpes Al Khoziny Proses Identifikasi di RS Bhayangkara Surabaya

10 hari lalu

Polda Metro Terjunkan Tim DVI Bantu Identifikasi Korban Ledakan di Pasar Cimanggis Tangsel

12 hari lalu

Kebakaran Rumah di Penjaringan Jakut Tewaskan 2 Orang

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal