Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Update Karhutla RI: Jumlah Hotspot Turun Drastis Jadi 317 Titik Panas
Advertisement . Scroll to see content

BNPB Kerahkan Helikopter Water Bombing dan OMC Tangani Karhutla Way Kambas

Minggu, 25 Oktober 2026 - 16:47:00 WIB
BNPB Kerahkan Helikopter Water Bombing dan OMC Tangani Karhutla Way Kambas
BNPB mengintensifkan penanganan karhutla di Taman Nasional Way Kambas melalui operasi darat, modifikasi cuaca, dan water bombing. (Foto: Ist)
Advertisement . Scroll to see content

LAMPUNG TIMUR, iNews.id - Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) menggencarkan penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Taman Nasional Way Kambas (TNWK), Lampung Timur, melalui operasi darat dan udara. Upaya ini meliputi pengerahan ratusan personel, helikopter water bombing, hingga Operasi Modifikasi Cuaca (OMC).

Kepala BNPB Letjen TNI Kristomei Sianturi bersama Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal meninjau titik api melalui udara pada Sabtu 24 Oktober 2026. Dari hasil pemantauan, sejumlah titik api masih terlihat disertai asap tebal di kawasan TNWK.

Kristomei mengatakan penanganan karhutla membutuhkan koordinasi lintas sektor, respons cepat, serta pembagian wilayah operasi yang jelas agar pemadaman berjalan efektif.

"Setelah saya tinjau dari udara, memang ada beberapa titik api yang perlu mendapatkan perhatian, kita sudah mengatur untuk Way Kambas ini ada pasukan darat yang dibagi berdasarkan daerah operasi supaya pemadamannya lebih efektif," ujarnya dalam keterangan yang dikutip Minggu (25/10/2026).

Berdasarkan laporan tim pendampingan BNPB, kebakaran yang terjadi sejak 22 September 2026 itu masih menyisakan area terbakar yang belum padam sekitar 40 hektare. Sementara itu, pada Jumat (23/10/2026), tim gabungan berhasil memadamkan api di area sekitar 10,2 hektare. Angka tersebut merupakan estimasi berdasarkan pemantauan dan evaluasi di lapangan.

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut