Usulan RS Khusus Pejabat, Politisi NasDem: Menyakiti Perasaan Publik

Dimas Choirul
Usulan adanya RS Khusus pejabat mendapat kritikan dari berbagai pihak. Usulan ini dinilai menyakiti perasan publik. (Foto: Ilustrasi/Ist)

JAKARTA, iNews.id - Usulan untuk membangun RS khusus bagi pejabat negara dikritik banyak pihak.Ketua DPP Partai NasDem Willy Aditya menilai usulan itu sangat berlebihan dan akan menyakiti perasaan publik. 

"Bukan saat ini mengusulkan hal yang justru membangun jurang pemisah," kata Willy, Kamis (8/7/2021).

Willy mengatakan, untuk saat ini alangkah lebih tepat anggota DPR untuk sama-sama menyukseskan langkah pemerintah untuk mengendalikan laju penularan Covid-19. 

"Ada banyak cara agar masyarakat termasuk anggota DPR ini terlindungi dari pandemi selain menuntut pendirian RS eksklusif. Pembatasan mobilitas, hidup sehat dan prokes, mendorong tempat-tempat isoman berbasis RT/RW dengan dukungan fasilitas yang memadai, dan banyak lainnya," katanya.

Dia menambahkan, anggota DPR sepatutnya mendorong gotong-royong memfasilitasi warganya yang terpapar sesuai daerah pemilihan masing-masing. 

"Tentu sebagai anggota DPR juga perlu mendorong lahirnya kebijakan negara yang dapat menjadi payung hukum Tindakan cepat tanggap dalam masa kedaruratan bagi aparatur pemerintah," ujarnya.

Editor : Ainun Najib
Artikel Terkait
2 hari lalu

Nggak Kapok! Amran Ungkap 13 Pejabat Kementan yang Dicopot gegara Judol Sudah Diperingatkan

2 hari lalu

Amran Copot 13 Pejabat Kementan Terlibat Judol, Ada yang Deposit Rp200 Juta!

9 hari lalu

HUT ke-28 PAN, Zulhas Kampanyekan Lapor PAN untuk Bantu Warga Kesulitan Pangan hingga Pendidikan

18 hari lalu

Ketua Fraksi PAN Apresiasi Pidato Kenegaraan Presiden Prabowo: Arah Tegas Kemajuan Bangsa

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal