Usut Dugaan Suap Edhy Prabowo, KPK Panggil Komisaris hingga Dirut PT ACK

Okezone
Ariedwi Satrio
KPK akan memeriksa sejumlah saksi untuk mengusut dugaan suap kepada Edhy Prabowo. (Foto: Antara)

JAKARTA, iNews.id - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mulai memeriksa saksi-saksi untuk mengusut dugaan suap ekspor benih lobster atau benur yang menjerat Menteri Kelautan dan Perikanan, Edhy Prabowo. Hari ini, Kamis (3/12/2020) KPK menjadwalkan pemanggilan dua petinggi PT Aero Citra Kargo (PT ACK) sebagai saksi.

Kedua petinggi PT ACK tersebut yakni Achmad Bachtiar selaku Komisaris PT ACK dan Amri yang menjabat sebagai Direktur Utama PT ACK. Keduanya akan diminta keterangan sebagai saksi untuk melengkapi berkas penyidikan tersangka Edhy Prabowo (EP).

"Keduanya dipanggil sebagai saksi untuk tersangka EP," kata Plt Juru Bicara Bidang Penindakan KPK, Ali Fikri saat dikonfirmasi di Jakarta, Kamis (3/12/2020).

Selain dua petinggi PT ACK, penyidik juga memanggil tiga saksi lainnya yakni Direktur Keuangan PT Dua Putra Perkasa (DPP), M Zainul Fatih serta dua Manajer PT Dua Putra Perkasa Pratama (DPPP) Agus Kurniawanto dan Ardi Wijaya. Ketiganya juga akan diperiksa sebagai saksi untuk Edhy Prabowo.

Belum diketahui apa yang bakal digali penyidik terhadap para saksi tersebut. Diketahui perusahaan yang dinaungi para saksi tersebut terlibat dalam skandal perizinan ekspor benih lobster.

Sejauh ini, KPK menetapkan tujuh tersangka kasus dugaan suap perizinan ekspor benih lobster. Mereka yaitu Menteri Kelautan dan Perikanan, Edhy Prabowo (EP); Stafsus Menteri Kelautan dan Perikanan, Safri (SAF) dan Andreau Pribadi Misata (APM).

Editor : Rizal Bomantama
Artikel Terkait
15 jam lalu

Sesumbar Mafia Tanah Ada Sampai Kiamat, 4 Orang Kepercayaan Nusron Malah Diciduk KPK

16 jam lalu

Kasus Suap di Kementerian Nusron, Eks Penyidik Desak KPK Bongkar Aktor Utama

1 hari lalu

Rumah Mewah Ipda Yayat Sudrajat Digeledah KPK, Komisi III DPR: Harus Diusut Tuntas

2 hari lalu

KPK Lanjutkan Penggeledahan Kasus Suap HGB Bogor, Sasar Rumah Anak Buah Nusron Wahid

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal