Utang Whoosh Dicicil hingga 80 Tahun, Purbaya: Kita Sudah Mati, Santai Saja

Anggie Ariesta
Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa. (Foto: Anggie Ariesta)

Purbaya mengatakan, pengelolaan kewajiban utang Whoosh nantinya akan melibatkan Kementerian Keuangan melalui penataan aset dan utang di bawah badan khusus.

Sebelumnya, pemerintah sempat mempertimbangkan keterlibatan dua Special Mission Vehicle (SMV) bersama Indonesia Investment Authority (INA) untuk menangani kewajiban tersebut.

Namun, setelah melihat nilai cicilan tahunan yang dinilai relatif terjangkau, Purbaya menilai pengelolaan kewajiban Whoosh dapat dilakukan dengan struktur yang lebih sederhana.

"Ternyata cicilannya enggak gede-gede amat, seharusnya sih satu SMV aja, satu SMV cukup," ucapnya.

Dia menambahkan, hasil restrukturisasi utang tersebut akan menjadi salah satu pertimbangan pemerintah dalam menentukan bentuk kelembagaan yang paling efektif dan efisien untuk menangani seluruh kewajiban proyek Whoosh ke depan.

Editor : Aditya Pratama
Artikel Terkait
1 bulan lalu

Kemenkeu Ambil Alih Utang Kereta Cepat Whoosh, Purbaya Pastikan Tak Bebani APBN

1 bulan lalu

Purbaya Bocorkan Rencana China Perpanjang Jalur Whoosh hingga Jatim

1 bulan lalu

Pemerintah Ambil Alih 60% Saham Whoosh, Purbaya Ungkap Alasannya

2 bulan lalu

Purbaya Ungkap Cara Bereskan Utang Whoosh, Pastikan Tak Pakai APBN

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal