UU ITE untuk Ekonomi Digital, Bukan Membungkam Suara Kritis

Kiswondari
Direktur Eksekutif Indonesia ICT Institute, Heru Sutadi menilai UU ITE untuk ekonomi digital bukan membungkam suara kritis. (Ilustrasi : SIndo)

Karena itu, Heru ingin melihat seberapa jauh janji Kapolri mengenai pasal karet UU ITE ini bisa direalisasikan. Kalau memang UU ITE masih dimaknai berbeda sesuai semangat kala UU tersebut dibuat, maka sudah semestinya UU ITE direvisi total. 

“Kalau tetap pasal UU ITE dimaknai berbeda, mau tidak mau UU ini direvisi total,” kata Heru.  

Sebab, Heru menekankan bahwa seharusnya UU ini memang untuk koridor ekonomi digital, bukan membungkan suara anak bangsa yang kritis atau berbeda pendapat satu dengan lainnya. Terlebih, korban UU ITE sudah banyak, karena tidak diimbangi juga dengan literasi yang baik.

“Literasi yang dilakukan bahkan hanya menghasilkan buzzer baru yang memanaskan suasana dan tim siber yang bertugas melaporkan kasus yang dianggap atau dengan dalih pencemaran nama, hoaks atau ujaran kebencian,” kata Heru. 

Editor : Ainun Najib
Artikel Terkait
11 jam lalu

Massa Demo 28 Oktober Membubarkan Diri, Akses Jalan ke Bundaran HI Mulai Dibuka

14 hari lalu

Pelapor Dugaan Korupsi Tol CMNP Jadi Tersangka, GPM: Suara Rakyat Dibungkam

15 hari lalu

Tol Japek Macet Pagi Ini, Contraflow KM 21-23 Arah Cikampek Diterapkan

16 hari lalu

Ruben Onsu Laporkan Pelaku Dugaan Tidak Pidana UU ITE ke Polda Metro Jaya

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal