Indri mengakui, hingga saat ini pemerintah masih perlu mengembangkan pola pelaksanaan yang sesuai untuk program imunisasi dewasa.
Vaksin HPV merupakan salah satu upaya pencegahan infeksi human papillomavirus, yang dapat menyebabkan berbagai penyakit, termasuk kanker serviks.
HPV terdiri atas banyak tipe. Sebagian tipe berisiko tinggi dapat menyebabkan perubahan sel yang berkembang menjadi kanker serviks apabila infeksi menetap dan tidak ditangani.
Pemberian vaksin HPV paling optimal dilakukan sebelum seseorang terpapar virus. Karena itu, vaksinasi sejak usia anak dan remaja menjadi bagian penting dari upaya pencegahan jangka panjang.
Meski demikian, vaksinasi pada usia dewasa juga dapat memberikan manfaat bagi orang yang belum mendapatkan vaksin sebelumnya, bergantung pada usia, riwayat vaksinasi, dan rekomendasi medis yang berlaku.
Rencana perluasan program Kemenkes diharapkan dapat membuka akses pencegahan yang lebih luas bagi perempuan dewasa. Namun, masyarakat masih perlu menunggu pengumuman resmi mengenai kepastian pelaksanaan, kelompok penerima, serta mekanisme memperoleh vaksin gratis pada 2027.