Viral Alquran Salah Cetak Surat Al-Kahfi, Begini Respons Kemenag

Widya Michella
Kementerian Agama (Kemenag) buka suara soal Alquran diduga salah cetak. (Foto ilustrasi/istimewa).

JAKARTA, iNews.id - Kementerian Agama (Kemenag) melalui Lajnah Pentashihan Mushaf Al-Qur'an (LPMQ) Badan Litbang dan Diklat buka suara soal Alquran diduga salah cetak pada surat Al-Kahfi ayat ke-8. Hal tersebut viral di media sosial.

Diketahui, viral di media sosial Twitter @karyawantre** meminta penjelasan Menteri Agama (Menag) Yaqut Cholil Qoumas atas dugaan salah cetaknya lembaran Alquran pada Surat Al-Kahfi ayat ke 8. Ayat itu tertulis kata lajaa'iluuna padahal ayat sebenarnya adalah lajaahiluuna.

LPMQ Badan Litbang dan Diklat Kemenag mengatakan bahwa mushaf Alquran tersebut adalah pesanan Badan Wakaf Al-Qur'an (BWA) kepada penerbit Mulia Abadi Bekasi. Mushaf tersebut tidak melalui proses pentashihan di LPMQ. 

"Adapun Surat Tanda Tashih yang tercantum dalam mushaf tersebut adalah Surat Tanda Tashih untuk mushaf Ar-Rahman milik penerbit Mulia Abadi Bekasi," dikutip dalam siaran pers LPMQ Kemenag, Kamis (6/10/2022). 

Editor : Faieq Hidayat
Artikel Terkait
Nasional
11 jam lalu

Breaking News: Hasil Sidang Isbat Tetapkan 1 Ramadan 1447 H Kamis 19 Februari 2026

Nasional
13 jam lalu

Kemenag: Secara Hisab 1 Ramadan 1447 H Jatuh Kamis 19 Februari 2026

Nasional
14 jam lalu

Pemerintah Gelar Sidang Isbat untuk Tentukan Awal Ramadan, Ini Dasar Hukumnya

Nasional
14 jam lalu

Catat! Ini Kriteria Penentuan 1 Ramadan 2026 dari Pemerintah

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal