Dia melanjutkan, "Dari begitu banyak pilihan kata dalam Bahasa Sunda yang indah, dari begitu banyak pesan yang bisa mengangkat nilai kehidupan, mengapa justru narasi seperti ini yang dipilih?".
Mantan istri Ridwan Kamil itu mengatakan bahwa, "Sebodoh apa pun saya memahami Budaya Sunda, saya tahu bahwa Budaya Sunda dibangun di atas nilai silih asih, silih asah, silih asuh, silih wawangi. Dan saya percaya, Budaya Sunda tidak pernah mengajarkan untuk menertawakan beban biologis seorang perempuan."
Dalam pernyataan yang sama, Atalia menyampaikan, "Hari ini kita mati-matian melawan budaya patriarki yang merendahkan perempuan. Namun mengapa justru narasi yang sangat patriarkal lahir dari karya seorang kepala daerah?".
Sebagai informasi, berikut ini penggalan lirik lagu Lalaki Langit, Lalanang Bejat yang viral dan memicu amarah Atalia Praratya.
Nuhun Gusti
Tos Nyiptakeun kuring jadi lalaki
Cacak mun jadi awewe
Es-em-pe kelas tilu
Tos karuron tujuh kali