Viral Ikan Asin Diduga Disemprot Racun Serangga, BPOM Turun Tangan!

Zakky Mubarok
Kepala BPOM Taruna Ikrar menyebut BPOM menyelidiki dugaan ikan asin disemprot insektisida yang viral di media sosial karena berisiko membahayakan kesehatan masyarakat. (Foto: Niko Prayoga)

JAKARTA, iNews.id - Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) menyelidiki dugaan penggunaan insektisida dalam proses pengolahan ikan asin yang viral di media sosial. BPOM menelusuri sumber produk tersebut karena penggunaan cairan pembasmi serangga pada pangan berisiko membahayakan kesehatan masyarakat.

Dugaan penyalahgunaan bahan kimia itu mencuat setelah beredar informasi cairan pembasmi serangga digunakan untuk menghalau lalat saat ikan asin dijemur atau dikeringkan.

Kepala BPOM Taruna Ikrar telah menginstruksikan unit pelaksana teknis (UPT) BPOM di berbagai daerah untuk menelusuri asal produk yang menjadi perhatian publik tersebut.

BPOM juga meminta produk yang diketahui atau diduga terpapar bahan berbahaya tidak diedarkan selama proses penelusuran. Langkah ini dilakukan untuk mencegah masyarakat mengonsumsi pangan yang berpotensi membahayakan kesehatan.

"BPOM telah menginstruksikan UPT di daerah untuk menelusuri asal produk yang menjadi perhatian publik serta melakukan edukasi kepada pihak terkait," ujarnya, Selasa (3/11/2026).

Editor : Donald Karouw
Artikel Terkait
27 menit lalu

Jamu dan Suplemen Makin Beragam, BPOM Gandeng WHO Perkuat Pengawasan

1 jam lalu

BPOM Selidiki Dugaan Manipulasi Kandungan Stevia Tetes, Produk Bisa Ditarik

1 jam lalu

Potensi Obat Tradisional Capai Rp340 Triliun, BPOM Ungkap Nilai Pasarnya Masih Jauh dari Harapan

4 hari lalu

Viral Stevia Lokal Diduga Mengandung Sukralosa dan Neotam, BPOM Turun Tangan!

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal