Viral Ikan Asin Diduga Disemprot Racun Serangga, BPOM Turun Tangan!

Zakky Mubarok
Kepala BPOM Taruna Ikrar menyebut BPOM menyelidiki dugaan ikan asin disemprot insektisida yang viral di media sosial karena berisiko membahayakan kesehatan masyarakat. (Foto: Niko Prayoga)

BPOM menegaskan penggunaan insektisida dalam pengolahan pangan tidak dibenarkan. Penelusuran dilakukan untuk mengidentifikasi sumber produk sekaligus memastikan dugaan penggunaan bahan berbahaya tersebut.

"Penggunaan bahan tambahan yang tidak sesuai ketentuan maupun bahan berbahaya dalam proses pengolahan pangan dapat mengancam kesehatan masyarakat," katanya.

Taruna menambahkan, pengawasan keamanan pangan membutuhkan kerja sama berbagai lembaga. Koordinasi lintas sektor diperlukan agar dugaan penyalahgunaan bahan berbahaya dalam produk makanan dapat ditangani secara tepat.

"Koordinasi lintas sektor diperlukan untuk menindaklanjuti dugaan penggunaan bahan berbahaya pada pangan serta memastikan langkah pengawasan yang tepat," ucapnya.

Dia menegaskan, produk ikan asin yang terbukti mengandung insektisida atau bahan berbahaya yang tidak diperuntukkan bagi pangan dapat dikenai tindakan sesuai ketentuan.

Langkah penindakan tersebut meliputi penyitaan, penarikan produk dari peredaran, hingga pemusnahan.

"Produk yang terbukti menggunakan insektisida atau bahan berbahaya yang tidak diperuntukkan bagi pangan harus ditindaklanjuti sesuai dengan ketentuan yang berlaku, termasuk penyitaan, penarikan dari peredaran, dan pemusnahan," ujarnya.

Editor : Donald Karouw
Artikel Terkait
27 menit lalu

Jamu dan Suplemen Makin Beragam, BPOM Gandeng WHO Perkuat Pengawasan

1 jam lalu

BPOM Selidiki Dugaan Manipulasi Kandungan Stevia Tetes, Produk Bisa Ditarik

1 jam lalu

Potensi Obat Tradisional Capai Rp340 Triliun, BPOM Ungkap Nilai Pasarnya Masih Jauh dari Harapan

4 hari lalu

Viral Stevia Lokal Diduga Mengandung Sukralosa dan Neotam, BPOM Turun Tangan!

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal