Viral Pelajar di Samarinda Meninggal gegara Sepatu Kekecilan, Mensos Buka Suara

Yuwantoro Winduajie
Menteri Sosial Saifullah Yusuf (Gus Ipul) buka suara terkait viral meninggalnya siswa akibat sepatu kekecilan di Samarinda. (Foto: Riyan Rizki Roshali)

JAKARTA, iNews.id - Menteri Sosial Saifullah Yusuf (Gus Ipul) merespons viral kasus meninggalnya siswa SMK di Samarinda, Kalimantan Timur karena sepatu yang kekecilan. Ia menekankan perlunya pembenahan penyaluran bantuan sosial (bansos) agar tepat sasaran.

Menurutnya, pemerintah menyadari masih adanya persoalan dalam distribusi bansos di lapangan.

“Jadi memang kita selama ini menyadari ada bansos yang tidak tepat sasaran,” kata Gus Ipul di Kantor Kementerian Sosial, Selasa (5/5/2026).

Gus Ipul menjelaskan, pemerintah telah memiliki instrumen untuk memperbaiki persoalan tersebut melalui Data Tunggal Sosial dan Ekonomi Nasional (DTSEN) yang diterbitkan melalui Instruksi Presiden. Data tersebut menjadi acuan untuk menentukan kelayakan penerima bantuan.

“Maka itulah kemudian Presiden menerbitkan Inpres nomor 4 tahun 2025, yaitu Data Tunggal Sosial dan Ekonomi Nasional sebagai alat ukur kita untuk melihat apakah keluarga tersebut layak atau tidak layak menerima bansos,” jelasnya.

Editor : Puti Aini Yasmin
Artikel Terkait
21 jam lalu

Andre Taulany dan Amanda Rigby Akan Segera Menikah? Ini Faktanya!

22 jam lalu

Diperiksa Polisi 4 Jam, Korban Betrand Peto Dicecar 23 Pertanyaan!

22 jam lalu

Korban Betrand Peto Bantah Kerja sebagai LC, Ini Pengakuan Selengkapnya!

23 jam lalu

Kronologi Lengkap Aisar Khaled Dipolisikan Kasus Dugaan Penipuan dan TPPU, Abaikan Somasi!

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal