Viral Pria Bunuh Diri karena Diteror Debt Collector Pinjol, Bos AdaKami Beri Klarifikasi

Riyan Rizki Roshali
Logo pinjol AdaKami (foto: Google Play)

Bahkan setelah K meninggal, debt collector tetap meneror keluarga korban lewat sambungan telepon. Pihak keluarga berusaha menjelaskan K telah meninggal, namun tak digubris.

"Jawaban dari DC (debt collector) adalah 'alah bohong' 'mana bukti nya' 'ga mau tau bayar sekarang juga'. Keluarga kemudian mengirimkan catatan kematian K. DC ga mau tau dan mengatakan catatan kematian K adalah palsu," tulis akun @rakyatvspinjol.

Akun tersebut menceritakan, kasus ini pernah sampai ke polisi. Pihak kepolisian bahkan sempat menemukan surat terakhir yang ditulis K, isinya menyatakan pinjol merusak hidupnya.

Akun @rakyatvspinjol menyampaikan thread tersebut dibuat untuk meningkatkan perhatian pemerintah terhadap pinjol legal. Akun itu juga mengingatkan debt collector pinjol tersebut atas tindakannya yang dinilai melewati batas. 

"Karena kalian seorang anak perempuan usia 3 tahun harus kehilangan ayahnya," tulis @rakyatvspinjol.

Teror dari debt collector terus berlanjut hingga Senin (18/9/2023). Akun itu juga mengunggah screenshot SMS yang dikirimkan debt collector ke nomor HP K.

Editor : Reza Fajri
Artikel Terkait
3 hari lalu

Kemenkes Ungkap Dampak Bunuh Diri, 1 Kasus Pengaruhi 30 Orang di Sekitar

3 hari lalu

Angka Bunuh Diri di Indonesia Terus Naik, Kemenkes Minta Jangan Menghakimi Korban

4 hari lalu

Kronologi Mayat Pria Ditemukan di GBK, Bermula dari Sinyal SOS

5 hari lalu

Utang Whoosh Dicicil hingga 80 Tahun, Purbaya: Kita Sudah Mati, Santai Saja

8 hari lalu

Nikita Mirzani Tak Main-Main Tagih Utang Rp200 Juta ke Giorgio Antonio, Siapkan Langkah Hukum

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal