Viral Video Kebaya Merah, Dewan Pers: Berita Harus Pertimbangkan Dampak

muhammad farhan
Dewan Pers meminta jurnalis mempertimbangkan dampak yang diakibatkan dari pemberitaan yang berkembang di masyarakat. (Foto: Ist) 

Ninik juga mengungkapkan sebaiknya tindakan media yang memperlihatkan identitas perempuan pemeran berkebaya merah itu, untuk dikurangi. Ia menekankan proses hukum yang berjalan pun belum menyatakan posisi pelaku apakah sebagai pelaku atau sebaliknya, sebagai korban. 

"Apakah dia korban, apakah dia tersangka, semestinya pelaku jangan diperlihatkan seperti itu. Terlebih, untuk penanganannya pada perempuan, sebaiknya unit PPA (Unit Pelayanan Perempuan dan Anak) yang menanganinya juga," ujarnya. 

Sekadar informasi, Tim gabungan Polrestabes Surabaya dan Polda Jawa Timur (Jatim) berhasil menangkap pemeran video porno kebaya merah, Senin 7 November 2022.

Kedua pelaku yakni ACS sebagai pemeran perempuan dan AH sebagai pria.

Kedua pelaku bersembunyi di sebuah rumah indekos di kawasan Medokan, Surabaya. Mereka pun ditangkap tanpa perlawanan.

Sebelumnya, polisi mendatangi hotel di Jalan Sumatera, Gubeng, Surabaya usai mendapatkan petunjuk kuat lokasi pembuatan video porno tersebut pada Sabtu 5 November 2022.

Editor : Muhammad Fida Ul Haq
Artikel Terkait
1 hari lalu

Dewan Pers Beri Penghargaan-Tali Asih untuk 5 Istri Jurnalis Hilang di Sekitar Gunung Anak Krakatau

15 hari lalu

Dewan Pers Tegaskan AI hanya Alat Bantu Jurnalistik, Wartawan Tetap Wajib Verifikasi

20 hari lalu

Menkum Supratman: Teknologi Berkembang, Nilai Karya Jurnalistik Harus Terlindungi

30 hari lalu

Dewan Pers Nyatakan Inilah.com Langgar Kode Etik Jurnalistik soal Pemberitaan MNC Bank

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal