Sementara itu, VP Corporate Secretary & Legal PT Jasamarga Transjawa Tol (JTT), Ria Marlinda Paallo menambahkan, penerapan one way lokal memberikan dampak positif dalam menjaga kelancaran perjalanan pengguna jalan.
“Penerapan one way lokal ini membantu mendistribusikan arus kendaraan secara lebih optimal, khususnya dari ruas-ruas yang saling terhubung. Dengan pengaturan ini, pergerakan kendaraan menjadi lebih terjaga dan waktu tempuh dapat lebih efisien, tercatat volume lalu lintas pada Selasa, 18 Maret 2026 yang melewati Jalan Tol Semarang Seksi A,B,C sebanyak 118.650 kendaraan meningkat 18,29 persen dari lalu lintas normal sebanyak 100.303 kendaraan,” kata Ria.
JTT terus melakukan pemantauan dan evaluasi secara berkala bersama Kepolisian untuk memastikan rekayasa lalu lintas berjalan efektif sesuai dengan kondisi di lapangan.