Bahaya Mudik dalam Kondisi Dehidrasi dan Kurang Tidur, Dokter Beberkan Dampaknya!
JAKARTA, iNews.id – Mudik Lebaran kerap dijalani dalam kondisi tubuh yang tidak prima, seperti kurang tidur dan dehidrasi. Padahal, dua faktor ini bisa menjadi pemicu berbagai risiko kesehatan serius jika diabaikan.
Epidemiolog dari Griffith University Australia dr Dicky Budiman menegaskan, mudik merupakan situasi dengan mobilitas tinggi yang mempertemukan banyak faktor risiko secara bersamaan.
"Perubahan pola tidur, pola makan, dan kurangnya asupan cairan saat perjalanan panjang menjadi kombinasi yang berbahaya," ujarnya saat dihubungi iNews.id, Kamis (19/3/2026).
Dehidrasi menjadi salah satu kondisi yang paling sering terjadi saat mudik, terutama karena pemudik cenderung menahan minum agar tidak sering berhenti di perjalanan.
Turuti Kemauan Anak, Pasutri asal Tangerang Mudik Naik Motor ke Brebes
Menurut dr Dicky, kondisi ini dapat berdampak langsung pada fungsi tubuh, mulai dari menurunnya konsentrasi hingga gangguan organ.
"Dehidrasi bisa menurunkan konsentrasi. Ini sangat berbahaya bagi pengemudi karena meningkatkan risiko kecelakaan," jelasnya.
Puncak Arus Mudik di Terminal Kampung Rambutan Sudah Terlewati, Hari Ini Lebih Sepi?
Tak hanya itu, pada kelompok rentan seperti lansia, dehidrasi juga dapat memperburuk penyakit kronis seperti gangguan jantung dan ginjal.