Wakapolri: Sebelum Ramadhan, Indonesia Harus Bebas Miras Oplosan

Antara
Wakapolri Komjen Pol Syafruddin. (Foto: iNews.id/ Dok)

JAKARTA, iNews.id - Wakil Kepala Kepolisian RI (Wakapolri) Komjen Pol Syafruddin menegaskan instansinya bakal menghentikan peredaran minuman keras (miras) oplosan di Indonesia. Dia menargetkan operasi tersebut bisa dirampungkan pada akhir April  ini atau sebelum masuknya Bulan Ramadhan.

"(Peredaran miras olposan) seluruh Indonesia harus zero. Target bulan ini selesai," kata Syafruddin saat memberikan komentarnya terkait rencana razia miras oplosan dalam pelaksanaan Operasi Cipta Kondisi di Jakarta, Rabu (11/4/2018).

Menurut dia, kasus miras oplosan adalah fenomena usang yang kemudian kembali mengemuka dengan modus baru. "Ini kejahatan lama tapi metode baru. Kejahatan ini sudah lama berada di masyarakat," ujar Syafruddin.

Korban akibat konsumsi miras oplosan kembali berjatuhan di Tanah Air. Menurut data terakhir yang dihimpun iNews.id, jumlah korban tewas akibat miras oplosan di Jawa Barat sejak pekan pertama April hingga kemarin tercatat sebanyak 41 jiwa. Perinciannya, 31 orang di antaranya berasal dari Cicalengka, Kabupaten Bandung; empat orang dari Kota Bandung, dan; enam orang dari Kabupaten Sukabumi.

Sementara, laporan per Kamis, 5 April 2018 menyebutkan bahwa jumlah korban meninggal karena miras oplosan di wilayah Jadetabek (Jakarta, Depok, Tangerang, dan Bekasi) mencapai 31 jiwa. Perinciannya, delapan orang berasal dari Jakarta Selatan; 10 orang dari Jakarta Timur; enam orang dari Kota Depok, dan; tujuh orang dari Kota Bekasi.

Editor : Ahmad Islamy Jamil
Artikel Terkait
4 hari lalu

140 Personel Polri Tuntaskan Misi Perdamaian PBB di Afrika Tengah, Wakapolri Beri Penghargaan

10 hari lalu

Kapolri hingga Wakapolri Temui Jaksa Agung, Bahas Apa?

20 hari lalu

Profil Kiki Wahyu Hadiningrat, Istri Wakapolri Baru yang Kini Jadi Ibu Waketum Bhayangkari

23 hari lalu

Detik-Detik Prabowo Lantik Jenderal Pol Suyudi Ario Seto Jadi Kapolri, Komjen Pol Wahyu Hadiningrat Wakapolri

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal