Dia juga mengungkapkan bahwa situasi mulai memanas ketika terjadi pelemparan air dan dugaan tindakan fisik terhadap dirinya.
"Kalau tidak salah ada yang lempar air, terus ada yang mukul pundak saya gini ya, mungkin saya nggak tahu. Saya merasa sudah ada yang mukul, ada orang yang lari. Kemudian, udah nggak bener nih, akhirnya kami keluar," ujarnya.
Menurut Sudaryono, setelah meninggalkan lokasi diskusi, rombongan sempat mengalami hambatan saat hendak pulang.
"Pada saat pulang, di mobil dicegat. Kemudian kami dicari-cari. Karena dicari-cari ya kami keluar," kata dia.
"Saya pikir kan tadi kita diskusi di dalam, di tempat yang bagus, dengan sosial sistem yang baik, direkam, jadi kita ada pertanggungjawaban rekaman tadinya, berharap ada dialektika yang bagus, tapi kan ternyata tidak diinginkan oleh sekelompok orang ini," tuturnya.