Wapres Ingatkan Pernikahan Dini Banyak Mudharatnya: Berisiko Hasilkan Anak Stunting

Binti Mufarida
Wapres Ma'ruf Amin saat sambutan acara Puncak Peringatan Hari Keluarga Nasional (HARGANAS) ke-30 di Banyuasin. (Foto Setwapres).

JAKARTA, iNews.id - Wakil Presiden (Wapres) Ma’ruf Amin menyoroti masih tingginya angka pernikahan dini di Indonesia. Dia pun mengingatkan pernikahan dini banyak mudharatnya (bahaya) karena berisiko menghasilkan generasi stunting.

“Patut menjadi keprihatinan kita bersama masih relatif tingginya angka pernikahan anak. Pernikahan anak ini mesti kita hindari karena lebih banyak mudharatnya, bahayanya, daripada manfaatnya, termasuk berisiko lebih tinggi menghasilkan anak stunting,” kata Wapres saat sambutan acara Puncak Peringatan Hari Keluarga Nasional (HARGANAS) ke-30 di Banyuasin, Sumatera Selatan, Kamis (6/7/2023).

Wapres mengatakan faktor utama tingginya pernikahan ini karena banyak yang berpendapat agama tidak melarang. 

“Memang, secara umum agama tidak melarang tetapi perkawinan dini, di bawah umur itu membawa kemudahan yaitu bahaya, berbagai macam bahaya termasuk juga stunting. Setiap sesuatu yang membawa bahaya itu dilarang oleh agama,” kata Wapres.

Menurut dia, Nabi Muhammad SAW mengatakan jangan membahayakan diri sendiri, jangan membahayakan orang lain. “Dan setiap bahaya harus dihindari, harus dihilangkan harus ditangkal, bahaya itu harus dihilangkan.”

Editor : Faieq Hidayat
Artikel Terkait
Nasional
5 hari lalu

Gibran Cek Gedung Sekolah di IKN, Pastikan Dirancang Modern untuk Belajar Mengajar

Nasional
5 hari lalu

Progres Pembangunan Masjid Raya IKN Tembus 98,4 Persen, Gibran: Siap Digunakan Idulfitri 2026

Nasional
10 hari lalu

Gibran Tinjau Arus Mudik Natal di Stasiun Semarang Tawang, Pastikan Kelancaran Layanan Penumpang

Nasional
12 hari lalu

Pesan Natal Gibran: Semoga Menjadi Momen Penuh Sukacita dan Kedamaian 

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal