Wapres Ma'ruf Amin: NU Harus Menjadi Penggerak dan Pemberdayaan Ekonomi Umat

Antara
Wakil Presiden Ma'ruf Amin. (foto: Antara)

JAKARTA, iNews.id - Wakil Presiden Ma'ruf Amin mendorong warga Nahdlatul Ulama agar menjadi penggerak pemberdayaan ekonomi umat. Utamanya membantu masyarakat yang kehilangan pekerjaannya akibat pandemi Covid-19.

"Dampak Covid-19 menambah kemiskinan, yang semula 9 persen sekarang naik jadi 10 persen. Karena itu, kita harus melakukan taqwiyatul ummah (penguatan umat), khususnya di bidang ekonomi dan menghilangkan kemiskinan ini dengan melakukan pemberdayaan umat," ujar Wapres dalam peringatan Maulid Nabi Muhammad yang digelar PBNU di Jakarta, Selasa (19/10/2021).

Wapres melihat potensi pemberdayaan ekonomi yang dilakukan pesantren-pesantren sangat besar. Apalagi saat ini sudah muncul gerakan One Pesantren One Product (satu pesantren satu produk). Kini, setiap pesantren sudah mulai mengembangkan berbagai kegiatan ekonomi yang menjadi ciri khasnya.

Menurut Wapres, di pesantren juga sudah dikembangkan berbagai balai latihan kerja (BLK) dengan berbagai profesi sehingga akan menjadikan santri mampu menguasai berbagai keahlian, di samping sebagai ahli agama.

"Keahlian itu baik yang bersifat sektor keuangan seperti bank wakaf yang diinisasi pemerintah dan Baitul Mal wa Tamwil (balai usaha mandiri terpadu) maupun yang sektor riil. Berbagai produk saya lihat di beberapa daerah sudah banyak yang diekspor," katanya.

Editor : Donald Karouw
Artikel Terkait
3 hari lalu

Gus Ipul Somasi 3 Orang yang Tuding Uang Hasil Korupsi Mengalir ke Muktamar NU

9 hari lalu

Jokowi Beberkan Riwayat Pendidikan Gibran, Tanggapi Gugatan Syarat Wapres di MK

12 hari lalu

Denny Indrayana Cs Persoalkan Keabsahan Ijazah Gibran, Minta MK Batalkan Pelantikan Wapres

24 hari lalu

Eks Menag Yaqut Bantah NU Dapat Jatah Kuota Haji: Hanya Klaim Saja

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal