Wapres Sebut Tata Kelola Pemerintahan Ada Perbaikan, Kecuali Korupsi Stagnan

Binti Mufarida
Wapres Ma"ruf Amin menghadiri penguatan pembinaan ideologi Pancasila pada Aparatur Sipil Negara (ASN) Banten, di Pendopo Kantor Gubernur Banten, Senin (14/11/2022). (Foto Setwapres).

JAKARTA, iNews.id - Wakil Presiden (Wapres) Ma’ruf Amin menyebut saat ini tata kelola pemerintahan di Indonesia mengalami peningkatan dan perbaikan. Justru, penanganan korupsi masih mengalami stagnan.

Hal ini berdasarkan data dari Bank Dunia terkait Worldwide Governance Indicators (WGI) untuk menilai tata kelola pemerintah lebih dari 220 negara. Ada enam indikator untuk menilai.

“Sebagai contoh, Worldwide Governance Indicators (WGI) mengukur 6 dimensi, yaitu akuntabilitas publik, stabilitas politik dan kekerasan, efektivitas pemerintahan, kualitas regulasi, aturan hukum, dan tingkat korupsi. Ini 6 indikator ini dinilai,” ungkap Wapres dikutip dari keterangannya saat menghadiri acara di Pendopo Gubernur Banten, Selasa (15/11/2022).

Pada 6 indikator tersebut, WGI Indonesia tahun 2021 mengalami penguatan nilai dibanding dengan capaian tahun 2016. 

“Kecuali, nah masih ada kecualinya ternyata, pada indikator tingkat korupsi yang tetap, stagnan, masih stagnan, dan indikator stabilitas politik dan kekerasan yang nilainya turun," katanya.

Editor : Faieq Hidayat
Artikel Terkait
Nasional
8 hari lalu

Pernyataan Lengkap Menkes Budi soal Harga Obat RI Super Mahal, hingga Dugaan Korupsi!

Nasional
8 hari lalu

Menkes Tegaskan Pajak Bukan Biang Kerok Harga Obat di Indonesia Super Mahal

Nasional
8 hari lalu

Menkes Curiga Ada Korupsi di Industri Kesehatan, Harga Obat RI Mahal Banget!

Nasional
8 hari lalu

Menkes Kaget Harga Obat RI 5 Kali Lebih Mahal dari Malaysia!

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal