Wapres: Wisata Halal Bukan Mengubah Tempat Wisata Jadi Syariah

Widya Michella
Wapres Ma'ruf Amin menghadiri silaturahmi Forum Kerukunan Antar Umat Beragama (FKUB) dan Pengukuhan Komite Daerah Ekonomi dan Keuangan Syariah (KDEKS) di Kota Gorontalo, Jumat (14/4/2023). (Foto: Istimewa)

Apalagi, negara-negara yang jumlah penduduk Muslimnya sedikit, menjadikan ekonomi dan keuangan syariah sebagai sumber pertumbuhan ekonomi baru. Oleh karena itu, Indonesia dengan jumlah penduduk muslim terbesar tidak boleh kalah dengan negara yang jumlah penduduk muslimnya sedikit.

“China berhasil menjadi eksportir baju Muslim tertinggi ke Timur Tengah. Ibu kota Inggris juga menjadi pusat keuangan syariah di barat. Thailand telah mencanangkan visi menjadi dapur halal dunia dan Korea juga ingin merebut pasar pariwisata ramah Muslim,” kata Wapres.

“Sebagai negara berpenduduk Muslim terbesar di dunia, sudah sewajarnya jika kita bercita-cita menjadi pusat produsen halal dunia pada tahun 2024,” tuturnya.  

Editor : Rizal Bomantama
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Pemerintah Arab Saudi Cuci Ka'bah Hari Ini, Gunakan Air Zamzam dan Wewangian

57 tahun lalu

Hong Kong Jadi Destinasi Ramah Muslim Terbaik Kedua Dunia 2026, Surga Wisata Halal di Asia!

57 tahun lalu

Pakai Uang Pribadi, Raja Salman Undang 1.000 Muslim Seluruh Dunia Umrah termasuk Indonesia

57 tahun lalu

Aktor Giancarlo Esposito Mualaf usai Syuting di Arab Saudi? Ini Faktanya!

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal