Warga Suku Dayak Bertato Bisa Masuk TNI, Menhan Sjafrie: Dikasih Privilege

Achmad Al Fiqri
Ilustrasi prajurit TNI (dok. IMG)

Sebelumnya, Panglima Jilah, pemimpin suku Dayak Kalimantan, mengusulkan kepada Presiden Prabowo Subianto agar warga Dayak, khususnya yang bertato bisa mendaftar anggota TNI-Polri. Diketahui, Presiden Prabowo menerima Panglima Jilah dan rombongan di Istana Kepresidenan Jakarta, pada Jumat (28/8/2026).

Dalam pertemuan tersebut, Presiden turut didampingi Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi dan Sekretaris Kabinet (Seskab) Teddy Indra Wijaya. Seskab mengungkap salah satu yang dibahas mengenai aspirasi masyarakat Dayak yang ingin mengabdi kepada negara melalui TNI dan Polri.

“Keinginan warga Dayak untuk masuk menjadi anggota TNI-Polri, persyaratannya disesuaikan kembali, misalnya penggunaan tato bagi suku adat,” kata Seskab dalam keterangannya, dikutip Sabtu (29/8/2026).

Editor : Reza Fajri
Artikel Terkait
7 jam lalu

Menhan Minta Pengusaha yang Punya Alutsista hingga Helikopter Bantu Atasi Karhutla

7 jam lalu

Anggaran Kemhan di 2027 Bertambah Jadi Rp189 Triliun, Menhan: Tugas yang Kita Hadapi Banyak

2 hari lalu

Prabowo Pimpin Rapat di Hambalang, Bahas Syarat Warga Dayak Masuk TNI hingga Karhutla

2 hari lalu

Panglima Jilah Usulkan ke Prabowo, Warga Dayak Bertato Bisa Daftar TNI-Polri

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal